Tampilkan postingan dengan label Selamatkan Sepakbola Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selamatkan Sepakbola Indonesia. Tampilkan semua postingan

10 Maret 2012

Hasanal Bolkiah Trophy 2012


Gue masih sedih, tadi malam timnas u-21 kita kalah 0-2 dari Brunei Darussalam di Final. Ya, terpaksa harus puas cuma jadi runner-up. Sebenarnya Andik Vermansyah dkk bermain sangat baik sekali malam tadi, tapi mereka lemah dalam antisipasi serangan balik yang dilancarkan Brunei.Ya, tapi gak papa lah, masih ada kesempatan. Tahun ini merupakan edisi ke IV sejak pertama kali diadakan pada tahun 2002 yang ketika itu Indonesia keluar sebagai juara. Andik Vermansyah menjadi top skor bagi Indonesia dengan 5 gol nya, diantaranya 1 gol ketika melawan Laos, 1 gol ketika melawan Myanmar, 2 gol ketika melawan Filipina, dan 1 gol ketika melawan Vietnam.

Gue mau bikin perjalanan timnas u-21 kita ini dari penyisihan grup hingga ke final.

Penysihan Grup A:
Laos vs Indonesia : 0-2
Indonesia vs Singapura :1-1
Myanmar vs Indonesia : 3-1
Indonesia vs Filipina : 3-0

Klasemen akhir Grup A
Team Pld W D L GF GA GD Pts
 Myanmar 4 3 1 0 13 3 +10 10
 Indonesia 4 2 1 1 7 4 +3 7
 Laos 4 2 0 2 5 5 0 6
 Singapore 4 1 2 1 3 4 −1 5
 Philippines 4 0 0 4 4 16 −12 0

Semifinal:
Vietnam vs Indonesia : 0-2

Final:
Brunei Darussalam vs Indonesia : 2-0

Atau gini biar lebih jelas

7 March – B. S. Begawan
  Vietnam 0
  Indonesia 2
9 March – B. S. Begawan
  Indonesia 0
  Brunei 2
7 March – B. S. Begawan
  Myanmar 2
  Brunei 3

Champions : Brunei Darussalam
Runner-up  :  Indonesia
Third place :  Myanmar

Sedih banget nih. Tapi, gak papa lah, mereka kan telah menampilkan permainan terbaik mereka, keberuntungan belum berpihak ke mereka.

O iya, gue mau ceritain sejarah Hasanal Bolkiah Trophy ini, oke langsung aja

Ide turnamen ini pertama kali dihembuskan oleh Sultan Brunei, Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaullah pada tanggal 27 Agustus 1997 ketika berkunjung ke Institut Diplomasi dan Hubungan Internasional, Kuala Lumpur, Malaysia.

Turnamen yang diperuntukan pada pemain muda negara-negara anggota ASEAN ini baru bisa dilaksanakan pada 16 Agustus 2002.

Begini ni trofi dari Hassanal Bolkiah Trophy ni



Pada edisi tahun 2012 turnamen ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (MCYS) dan National Football Association of Brunei Darussalam (NFABD) bekerjasama dengan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).

Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy Edisi Pertama:
(16 Agustus -  26 Agustus 2002)
Champions :  Indonesia
Runner-up  : Thailand Thailand
 Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy Edisi kedua
(13 Maret -25 Maret 2005). Pada edisi kedua ini Kamboja tidak berpartisipasi.
Champions : Thailand Thailand
Runner-up  :  Myanmar

Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy Edisi Ketiga
(3 Maret- 12 Maret 2007). Indonesia dan Laos tidak berpartisipasi.
Champions : Thailand Thailand
Runner-up  :  Myanmar

Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy Edisi Keempat.
Seharusnya dilaksanakan pada tahun 2009 namun pada saat itu Brunei sedang mendapat sanksi FIFA tidak boleh melakukan pertandingan internasional dan tidak boleh menjadi tuan rumah pertandingan internasional. Sanksi dicabut pada 30 Mei 2011.
(24 Februari - 9 Maret 2012). Thailand tidak berpartisipasi, tambahan Timor Leste.
Champions : Brunei Darussalam
Runner-up  :  Indonesia
Third place :  Myanmar

Ya, sekian lah yang dapat saya sampaikan. Yang terpenting. TETAP SEMANGAT GARUDAA!!

Sumber : Bang Fabrie
              Om Wiki

26 Desember 2011

Selamatkan Sepakbola Indonesia!!!

Makin hari, makin tak jelas aja nasib persepakbolaan kita ya!

Berawal dari entah bulan berapa, Djohar Arifin Husein terpilih sebagai Ketua Umum PSSI yang baru menggantikan Nurdin Halid. Dia berjanji akan memperbaiki kinerja PSSI selama ini.

Namun malang. Janji tetaplah janji, PSSI kepemimpinan Djohar malah membuat persepakbolaan Indonesia semakin terpuruk. Banyaknya statuta PSSI yang dilanggar dan pelanggaran hasil Kongres PSSI di Bali enatah kapan lupa. PSSI menetapkan 24 klub akan berlaga di Liga Indonesia, hal ini membuat klub-klub yang telah 'berdarah-darah' di kasta bawah untuk masuk ke kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia menjadi sakit hati.

Yang lebih parahnya lagi, klub-klub yang berasal dari Liga Primer Indonesia (LPI) seperti PSM Makassar, Persebaya 1927, Persema Malang, dan Persibo Bojonegoro yang sebelumnya telah mendapatka sanksi berhasil menembus Liga Indonesia tanpa harus bersusah payah.

Apa gak aneh tu? Udah dikasih sanksi, ehhh malah kembali lagi seakan tak berdosa.

PSSI juga mengubah Indonesia Super League (ISL) menjadi Indonesia Premier League (IPL). Itu kan sama aja melanjutkan kompetisi LPI yang telah dilarang FIFA untuk berkompetisi (kalau gak salah ya).

Dan puncaknya, klub-klub yang berlaga di ISL musim sebelumnya menolak untuk berkompetisi. Mereka tetap melanjutkan ISL ke musim 2011/2012. Ini dia 18 klub yang akan telah berlaga di ISL musim 2011/2012 :
  1. Persipura Jayapura
  2. Arema Indonesia (versi ISL)
  3. Persija Jakarta (versi ISL)
  4. Sriwijaya FC (versi ISL)
  5. PSMS Medan (versi ISL)
  6. PSPS Pekanbaru
  7. Persela Lamongan
  8. Persisam Samarinda
  9. Persiba Balikpapan
  10. Persiram Raja Ampat
  11. Persegres Gresik
  12. PSAP Sigli
  13. Persiwa Wamena
  14. Persidafon Dafonsoro
  15. Deltras Sidoarjo
  16. Persib Bandung
  17. Mitra Kukar
  18. Pelita Jaya
    Kalo yang IPL, ane gak mau bikin. Udah terlanjur sakit hati sama PSSI

    Dan ada juga yang lebih parah ni, tau Persipura kan? pada tau donk. Mereka kan musim lalu juara ISL dan ketika itu ISL masih kompetisi resmi PSSI. Dan siapa saja yang juara dibolehkan untuk mengikuti Liga Champions Asia (LCA). Persipura dicoret oleh AFC, bener gak tu?

    PSSI mengatakan bahwa AFC lah yang mencoret Persipura, tapi yang sebenarnya AFC mencoret Persipura atas permintaan PSSI. PSSI meminta untuk Arema IPL atau Persija IPL yang akan mengikuti LCA, tapi AFC tidak menerimanya, yang boleh mengikuti LCA hanyalah Persipura yang juara di musim lalu. Karena itu, PSSI akhirnya meminta AFC untuk mencoret Persipura dan menggantikannya tim di Asia lainnya. Pupus deh harapan kita untuk memiliki wakil di LCA.

    PSSI akhirnya membuat keputusan, pemain yang berlaga di ISL dilarang untuk membela timnas Indonesia. Hal ini membuat pelatih timnas u-23, Rahmad Darmawan mengundurkan diri dari jabatannya. Dia merasa dibatasi untuk memilih pemain. Padahal, ketika memilih pemain yang akan berlaga di SEA Games kemarin, RD diberi kebebasan untuk mencari pemain yang terbaik dari yang terbaik. Tapi sekarang kok dilarang? Aneeh.

    Kalau emang betul tu keputusan, gimana nasib timnas kita?

    Kemarin kita baru saja melihat penampilan gemilang dari timnas u-23 yang berlaga di SEA Games. Ane paling suka penampilan timnas u-23 ni pas lawan Vietnam di semifinal.

    Ini ni saya buat lagi 'The Dream Team of Indonesia' :

    Dari kiri atas : Gunawan Dwi Cahyo, Hasim Kipuw, Diego Michiels, Patrich Wanggai, Kurnia Meiga, Abdul Rahman
    Dari kiri bawah : Titus Bonai, Oktovianus Maniani, Egi melgiansyah (C), Andik Vermansyah, Mahadirga Lasut

    Atau kayak gini biar jelas:
    Kiper : Kurnia Meiga (Arema IPL)

    Bek Sayap : Hasim Kipuw (Persija ISL)
                       Diego Michiels (Pelita Jaya)

    Bek Tengah : Abdul Rahman (Semen Padang)
                        Gunawan Dwi Cahyo (Arema IPL)

    Gelandang : Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
                       Mahadirga Lasut (Mitra Kukar)
                       Oktovianus Maniani (Persiram)
                       Andik Vermansyah (Persebaya 1927)

    Striker : Patrich Wanggai (Persidafon)
                 Titus Bonai (Persipura)

    Kalo kita liat cuma 4 orang yang berlaga di IPL dan mungkin bisa membela timnas nantinya, yaitu Kurnia Meiga, Abdul Rahman, Gunawan Dwi Cahyo, dan  Andik Vermansyah.
    Waduh, gimana nasib persepakbolaan kita nii???

    Moga aja, kisruh akan segera berakhir dan 'The Dream Team of Indonesia' akan dapat bersatu kembali.

    AMIIN!

    MAJU TERUS SEPAK BOLA INDONESIA !!!