13 Oktober 2011

Dibekap Qatar, Indonesia di Ujung Tanduk

Cristian Gonzales - Indonesia (GOAL.com)


Timnas senior masih belum mampu mendapatkan poin dalam tiga pertandingan Grup E putaran tiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia setelah menelan kekalahan 2-3 dari Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (11/10) malam WIB.

Dalam pertandingan ini, pelatih Wim Rijsbergen kembali menerapkan skema 4-4-2 dengan menduetkan Cristian Gonzales dan Bambang Pamungkas di sektor depan. Skema yang berubah dibandingkan saat uji coba melawan Arab Saudi.

Di lain sisi, pelatih Qatar Sebastiao Lazaroni tidak menurunkan salah satu pemain naturalisasinya, Sebastian Soria, sebagai starter.

Indonesia dan Qatar menerapkan permainan terbuka di laga ini. Namun, Qatar sudah mendapatkan peluang di menit awal. Namun Abdul Aziz Al Sulaiti yang berada di depan gawang gagal memanfaatkanya dengan maksimal.

Mendapat tekanan di awal, Indonesia mulai memberikan respon. Serangan mulai dibangun tim Merah Putih. Kendati demikian, serangan yang diorganisir kurang baik, sehingga peluang yang tercipta tak terlalu bahaya.

Qatar berhasil unggul lebih dulu ketika laga memasuki menit ke-14. Berawal dari aksi Ibrahim Khalfan yang mengiring bola dari tengah. Pemain bernomor punggung 10 ini lalu menyodorkan bola kepada Abdul Aziz Al Sulaiti yang diselesaikan dengan baik untuk menaklukkan Ferry Rotinsulu.

Tertinggal satu gol, Indonesia berusaha memberikan tekanan untuk menyamakan kedudukan. Peluang diperoleh Bambang Pamungkas, tapi dapat dimentahkan. Pada menit ke-26, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan ketika bola muntah hasil tendangan Bambang yang diblok kiper Baba Ndiayd Malick disambar Gonzales.

Gol ini menambah kepercayaan diri pemain timnas senior. Namun, serangan yang dibangun tidak diimbangi dengan kewaspadaan di sektor pertahanan. Melalui serangan balik, Qatar kembali unggul lewat aksi Khalfan pada menit ke-32. Bola lambung Khalfan tak bisa dijangkau Ferry yang sudah terlalu maju.

Selang empat menit kemudian, timnas senior kembali berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari tusukan M Ilham di sektor kanan serangan tuan rumah, bola dilepas ke kotak penalti, tapi dapat dihalau pemain belakang Qatar. Bola jatuh ke kaki Supardi yang melepaskan tendangan, dan si kulit bundar dibelokkan ke gawang Qatar.

Menjelang babak pertama berakhir, Qatar nyaris unggul lagi. Beruntung tendangan keras pemain tamu masih bisa diantisipasi Ferry.

Di babak kedua, permainan Indonesia dan Qatar sedikit mengalami perubahan. Indonesia tetap bermain menyerang untuk meraih kemenangan. Sebaliknya Qatar sedikit memperkuat pertahanannya, dan menerapkan strategi serangan balik.

Skema serangan balik yang diterapkan Qatar berjalan dengan baik. Pada menit ke-58, Muhammed Razarak yang menguasai bola melakukan aksi solo run, sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang tim Merah Putih. Sontak teriakan ribuan suporter di Stadion Utama langsung sunyi.

Rasa frustrasi mulai terlihat di kubu Indonesia selepas menit ke-75, sehingga mudah terprovokasi pemain lawan. Beberapa kali sempat terjadi insiden di atas lapangan yang melibatkan pemain kedua tim.

Indonesia masih berusaha meningkatkan intensitas serangan, tapi organisasi permainan yang buruk membuat upaya mereka menemui jalan buntu. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor 3-2 tidak mengalami perubahan.


Sementara pada pertandingan lain di Grup E, Iran melumat Bahrain dengan skor 6-0. Gol masing-masing dicetak Jalal Hosseini yang membuka keunggulan di menit ke-22, diikuti gol Mojtaba Jabari 12 menit kemudian, dan Hadi Alghili 2 menit sebelum turun minum.

Andranik Timotian mengubah papan skor menjadi 4-0 di menit ke-62, sebelum akhirnya Karim Ansarifard memperbesar keunggulan di menit ke-75. Gholamreza Rezaei mencatatkan namanya di papan skor usai membobol gawang Bahrain 7 menit sebelum pertandingan berakhir.

Hasil ini menyebabkan peluang Indonesia nyaris tertutup. Tentunya kita berharap Indonesia dapat meraih kemenangan di 3 pertandingan terakhir.
 

Klasemen sementara Grup E zona Asia

Negara   P   Ma   M   S   K    GM    GK
IranIran   7   3   2  1  0     10     1
QatarQatar   5   3   1  2  0      4     3
BahrainBahrain   4   3   1  1  1      2     6
IndonesiaIndonesia   0   3   0  0  3      2     8




Sisa pertandingan :
11 November 2011 :  QatarQatar vs IndonesiaIndonesia ,  BahrainBahrain vs IranIran
15 November 2011 :  IndonesiaIndonesia vs IranIran , QatarQatar vs BahrainBahrain
29 Februari 2012    :  BahrainBahrain vs IndonesiaIndonesia , IranIran vs QatarQatar



Berjuanglah timnas, kami disini tetap setia mendukungmu.

23 September 2011

Mengintip Kesiapan Palembang Jadi Tuan Rumah SEA Games 2011

 
Ajang perhelatan SEA Games tahun ini, selain di Jakarta, akan dilangsungkan juga di Palembang, Sumatera Selatan. Apa saja yang sudah dilakukan Palembang untuk menyambut acara ini?

Berikut pemaparan langsung Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengenai kesiapan wilayahnya.

"Banyak yang tidak percaya Sumsel siap untuk SEA Games, stadion akan segera selesai bulan Juni 2011," papar Alex mantab di depan Wakil Presiden Boediono beserta rombongan di Kawasan Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumsel, Jumat (21/1/2010).

Alex menjelaskan, jika seluruh pembangunan selesai, beberapa fasilitas olahraga di Palembang akan menjadi salah satu yang terbaik di Asia. Dengan berapi-api, Alex memaparkan berbagai kecanggihan kawasan Jakabaring.

Contohnya, kolam renang yang akan dibangun, nantinya bisa dipanjang pendekan. Mulai dari menjadi 25 meter hingga 50 meter.

Lantainya tidak lagi menggunakan porselen, seperti kolam renang pada umumnya. Bahan yang akan digunakan adalah stainless steel. Belum lagi kecanggihan atap penutupnya.

"Dengan atap yang menyerap cahaya dan membuang panas di siang hari, malam hari akan berkilauan karena cahaya dari dalam," beber Alex sambil mengklaim hanya kolam renang di Beijing dan Palembang yang menggunakan teknologi seperti ini.

Contoh lainnya adalah pembuatan sport science center, lapangan atletik, serta membuat lapangan tembak terbaik di Asia. Dengan dana Rp 2,2 triliun, di tempat ini juga akan dibangun PLTG berkekuatan 4 x 7 MW. Dan tempat ini, janji Alex, akan menjadi kawasan hijau.

Namun dengan waktu yang tinggal hitungan bulan lagi, publik pantas ketar-ketir. Di sana sini, masih banyak fasilitas olahraga yang baru dibangun konstruksinya. Bahkan ada yang masih dalam tahap meratakan tanah.

Padahal muka Indonesia juga ditentukan oleh kesiapan Palembang. Namun kekhawatiran itu dibantah Alex.

"Ada 2.169 pekerja saat ini. Dan puncaknya nanti, bakal ada 3.500 orang yang bekerja siang malam," jawab Alex.